Berita

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Dirmanto/Ist

Presisi

Polwan Bakar Suami Sempat Tolong Korban dan Minta Maaf

SENIN, 10 JUNI 2024 | 08:24 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Polwan berinisial Briptu FN yang membakar suaminya, Briptu RDW, ternyata sempat berupaya menolong dan ikut membawa ke rumah sakit, bahkan sempat meminta maaf.

Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto, dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Senin (10/6).

"Kemudian (usai kejadian) dibawa tersangka FN ke RSUD. Jadi FN ini juga berusaha menolong korban dan membawa ke rumah sakit, dibantu beberapa tetangga. Sampai di rumah sakit FN juga minta maaf kepada sang suami atas perilakunya," papar Dirmanto.


Briptu RWD sempat menjalani perawatan di ICU RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, karena menderita luka bakar 96 persen. Namun nyawanya tak tertolong. Dia dinyatakan meninggal dunia, Minggu (9/6), sekitar pukul 12.55 WIB.

Briptu FN kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Reknata Ditreskrimum Polda Jatim. Ia dijerat pasal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Menurut Dirmanto, peristiwa dipicu karena Briptu RDW diduga sering menghabiskan uang belanja yang harusnya dipakai untuk membiayai hidup ketiga anaknya.

Percekcokan terjadi setelah korban pulang dari tempatnya bekerja di Polres Jombang.

Sesampai di rumah yang terletak di asrama polisi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, korban dan istrinya terlibat cekcok.

Percekcokan berlanjut dengan penyiraman bensin oleh Briptu FN pada suami.

Tidak jauh dari posisi korban ada sumber api yang tidak disebutkan secara jelas. Alhasil, percikan bensin membuat api menyambar korban.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya