Berita

Perdana Menteri Nepal Pushpa Kamal Dahal ‘Prachanda’ dan Perdana Menteri Narendra Modi.

Dunia

PM Nepal Ucapkan Selamat atas Kemenangan Modi

SELASA, 04 JUNI 2024 | 23:21 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Perdana Menteri Nepal Pushpa Kamal Dahal ‘Prachanda’ menyampaikan ucapan selamat kepada Perdana Menteri Narendra Modi atas keberhasilan Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang dipimpin Partai Bharatiya Janata (BJP) dalam pemilu Lok Sabha untuk masa jabatan ketiga berturut-turut.

Ia juga memuji “partisipasi antusias” masyarakat India dalam keberhasilan penyelesaian pelaksanaan demokrasi terbesar di dunia.

“Selamat kepada PM @narendramodi atas keberhasilan elektoral BJP dan NDA pada pemilu Loksabha untuk ketiga kalinya berturut-turut. Kami gembira merayakan keberhasilan penyelesaian latihan demokrasi terbesar di dunia dengan partisipasi antusias dari masyarakat India,” kata ‘Prachanda’ dalam postingan di X, hari Selasa (4/6).


Saat penghitungan suara sedang berlangsung, NDA yang dipimpin oleh BJP memimpin aliansi oposisi, INDIA.

Perdana menteri mempelopori kampanye BJP. PM Modi ikut serta dalam lebih dari 200 acara publik, seperti roadshow dan rapat umum.

Di tengah ketatnya pengamanan, penghitungan suara dimulai pukul 8 pagi. Tiga puluh menit setelah penghitungan suara melalui pos, penghitungan suara EVM dimulai. Pemilu Lok Sabha yang diadakan tahun ini merupakan pemilu terlama kedua sejak pemilu perdana di negara itu pada tahun 1951-1952. Untuk membentuk pemerintahan, sebuah partai atau koalisi harus memperoleh mayoritas 272 kursi.

“Warga negara kami di India memiliki kepercayaan penuh pada partai tersebut, dan kemenangan hari ini adalah kemenangan rakyat,” kata PM Modi pada Selasa malam.

Perdana Menteri Modi telah mengalahkan kandidat Kongres Ajay Rai dengan selisih 1.52.513 suara, menurut Komisi Pemilihan Umum India.

Sebagian besar jajak pendapat memperkirakan masa jabatan Perdana Menteri Narendra Modi akan berlangsung berturut-turut, dengan beberapa di antaranya memproyeksikan dua pertiga mayoritas akan memilih NDA yang dipimpin BJP.

Pemilu tujuh tahap yang sangat besar – yang merupakan pelaksanaan demokrasi terbesar di dunia – dimulai pada 19 April dan berakhir pada hari Sabtu.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya