Berita

Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Puji Pidato Prabowo di IISS, SBY: You Are on the Right Track!

SENIN, 03 JUNI 2024 | 10:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bangga dengan pesan pidato Presiden terpilih, Prabowo Subianto, pada forum International institute for strategic by Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2024, di Singapura.

SBY teringat saat dia masih menjabat Presiden RI, pernah mengirim pasukan pemelihara perdamaian ke perbatasan Lebanon-Israel, sekitar 2006 hingga kini.

"Inisiatif mengirimkan Indonesian peacekeeping force itu saya sampaikan pada pertemuan puncak OKI di Kuala Lumpur, dan mendapatkan dukungan kuat dari banyak kalangan,” kata SBY, dalam cuitan di akun media sosial X, @SBYudhoyono, dikutip Senin (3/6).


Sekarang, sebagai seorang yang tidak lagi di pemerintahan dan tentu tidak punya kekuasaan untuk melakukan tindakan diplomasi, dia perlu secara eksplisit memberikan dukungan kepada pemimpin Indonesia dan sekali-sekali menyampaikan pesan moral dan pemikiran kepada dunia.
 
“Pak Prabowo, you are on the right track, dan telah menjadi foreign policy president. Good luck and carry on!” katanya.
 
Saat pidato di forum IISS, Prabowo menyinggung konflik Israel-Palestina. Dia mendorong segera diwujudkannya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dalam konsep two-state solution.
 
Dia juga mendesak dilakukannya gencatan senjata dan mengakhiri perang di Gaza. Selanjutnya menyampaikan kesiapan Indonesia mengirim peacekeeping force dan medical unit untuk perawatan dan evakuasi penduduk Palestina yang terluka akibat ofensif Israel.
 
“Meskipun kita harus mempelajari lebih lanjut perihal detail proposal (gencatan senjata) tersebut, kami melihat usulan tersebut sebagai langkah yang tepat dan penting untuk menuju ke arah yang benar,” kata Prabowo.
 
“Kami juga sangat senang bahwa perwakilan Hamas turut menyuarakan respons positif terhadap proposal (gencatan senjata) tersebut,” imbuhnya menegaskan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya