Berita

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Benny Sabdo/Net

Pesan Kunci

Pilkada Jakarta Tetap Jadi Sorotan Meski Ibukota Pindah

RABU, 29 MEI 2024 | 02:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pilkada Jakarta 2024 diprediksi tetap menjadi sorotan,  meski pusat pemerintahan akan dipindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Merespons hal itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk mengawasi seluruh tahapan Pilkada Jakarta pada 27 November 2024 mendatang.

"Pasti akan menjadi sorotan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu, beban pengawasan pemilihan Daerah Khusus Jakarta pastinya lebih berat dibandingkan daerah lain," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Benny Sabdo pada Selasa (28/5).


Menurut Benny, perhelatan Pilkada Jakarta pasti akan menjadi trending topik. Sebagai barometer kepemimpinan nasional, Bawaslu Jakarta akan menyiapkan diri secara serius.

"Kami sudah menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas tentang penanganan pelanggaran bagi seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota. Kami membedah regulasi pemilihan bersama pakar di bidang hukum dan investigasi," kata Benny.

Saat ini, kata dia, Bawaslu Jakarta masih fokus mengawasi verifikasi administrasi calon Gubernur dan wakil Gubernur independen. Pengawasan dilakukan secara melekat dengan KPU DKI Jakarta yang kini melakukan verifikasi administrasi.

Benny mengatakan, Bawaslu selalu siaga menerima laporan masyarakat terkait segala bentuk dugaan pelanggaran pemilihan di wilayah hukum Jakarta.

Dia berjanji, akan menindaklanjut laporan yang masuk agar Pemilu berjalan dengan jujur dan adil.

"Jika terjadi dugaan pelanggaran administratif pemilihan, tindak pidana pemilihan dan sengketa proses pemilihan. Silakan melaporkan kepada Bawaslu, pengawasan partisipatif masyarakat adalah bentuk perwujudan visi besar Bawaslu," pungkas Benny.






Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya