Berita

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini bersama parlemen Spanyol/Ist

Dunia

Fraksi PKS Apresiasi Spanyol Mengakui Kemerdekaan Palestina

SABTU, 25 MEI 2024 | 09:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sikap terbuka Pemerintah Spanyol mengakui kemerdekaan Palestina dipuji Fraksi PKS DPR RI. Sikap Spanyol ini diharapkan menular kepada negara-negara di Eropa yang belum mengakui kemerdekaan Palestina.

"Ini bisa menjadi momentum dukungan negara-negara Eropa lainnya terhadap nasib rakyat Palestina yang sekian lama hidup dalam penjajahan Israel," kata Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/5).

Selain Spanyol, Jazuli telah mendengar ada dua negara di Eropa yang bersamaan mendukung kemerdekaan Palestina, yakni Irlandia dan Norwegia. Gelombang dukungan ini pun diyakini akan semakin membesar.


Apalagi, kata Jazuli, dunia semakin prihatin dan muak dengan tindakan Israel yang secara biadab membunuh warga sipil, bayi, anak-anak, perempuan, dan orang tua.

Pada Sidang Majelis Umum PBB beberapa waktu lalu, lanjut Jazuli, sudah 143 negara mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB. Jumlah ini terus membesar dengan dukungan negara-negara Eropa dan Karibia.

"Sehingga kita yakin kemerdekaan Palestina akan benar terwujud dan penjajahan Israel akan segera berakhir," jelasnya.

Dalam kunjungan diplomasi MPR RI ke Parlemen Spanyol di Madrid, Jazuli juga mendorong agar pemerintah dan parlemen Spanyol terus memprakarsai perdamaian di Palestina. Solusi terbaik untuk mewujudkan itu adalah mengembalikan kemerdekaan Palestina sebagai negara yang berdaulat di atas tanahnya sendiri.

"Selain memberikan apresiasi secara langsung, kami mendorong agar Spanyol terus menggalang solidaritas global, khususnya di Eropa untuk menghentikan kekerasan Israel dan mewujudkan kemerdekaan Palestina," pungkas Jazuli.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya