Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Repro

Politik

Megawati Menolak Pilpres Dikembalikan ke MPR

JUMAT, 24 MEI 2024 | 21:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) untuk dikembalikan ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ditolak Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Meski mengakui ada anomali demokrasi, Megawati menilai menarik hak rakyat untuk memilih presiden dan wakil presiden secara langsung bukanlah solusi.

“Menghadapi berbagai anomali demokrasi, bukan dengan mencabut hak rakyat dan mengembalikan ke tangan MPR RI. Pilihan yang lebih bijak adalah percaya pada adagium vox populi vox dei. Bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan,” kata Megawati saat Rakernas V PDIP di Ancol, Jakarta, Jumat (24/5).


Presiden kelima RI ini justru mengingatkan kepada pihak-pihak yang telah mengaburkan kekuatan suara rakyat. Ia mengutip sebuah peribahasa, dimana hal itu juga tertuang dalam perenungan seni karya budayawan Butet Kartaredjasa.

Siapa menabur angin akan menuai badai, ataupun dalam berbagai ekspresi: milik nggendong lali,” jelas Megawati.

Adapun Rakernas V PDIP mengusung tema Satyameva Jayate: Kebenaran Pasti Menang" dan subtema "Kekuatan Persatuan Rakyat dalam Kebenaran. Kegiatan ini digelar selama tiga hari pada 24-26 Mei 2024 di Beach City International Stadium Ancol.

Data internal PDIP, ada 4.858 peserta dari fungsionaris DPP, Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD dan DPC Partai, anggota DPR, badan dan sayap partai, serta calon anggota DPR terpilih pemilu 2024 non-incumbent hadir langsung dalam Rakernas V.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya