Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Tinggi Usai Arab Saudi Naikkan Harga Jual

SENIN, 06 MEI 2024 | 15:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau melonjak pada perdagangan Senin (6/5) setelah Arab Saudi menaikkan harga jual resminya (OSP) ke beberapa negara.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik menjadi 83,30 dolar AS (Rp,1,33 juta) per barel atau naik 0,4 persen dari perdagangan sebelumnya.

Sementara itu minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) juga naik 0,4 persen menjadi 78,45 dolar AS (Rp1,25 juta) per barel.


Harga minyak mentah dunia ini kembali merangkak naik setelah sempat membukukan penurunan mingguan tertajam dalam tiga bulan, di mana Brent anjlok lebih dari 7 persen dan WTI AS turun 6,8 persen.

"Setelah turun sedikit lebih dari 7,3 persen minggu lalu karena meredanya ketegangan geopolitik, ICE Brent memulai minggu perdagangan baru dengan pijakan yang lebih kuat, dibuka lebih tinggi," kata kepala riset komoditas ING Warren Patterson dalam sebuah catatan.

Menurut Warren, kondisi tersebut dipicu oleh Arab Saudi yang menaikkan OSP bulan Juni untuk kawasan Asia, Eropa Barat Laut, dan Mediterania di tengah pengetatan pasokan pada kuartal ini.

Salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia itu menaikkan harga jualnya setelah melihat kecilnya prospek kesepakatan gencatan senjata di Gaza, sehingga konflik Israel-Hamas dikhawatirkan dapat meluas ke negaranya.

“Berita bahwa Israel ingin melanjutkan dan memperluas operasinya di Rafah, berisiko menggagalkan potensi perjanjian gencatan senjata dan menghidupkan kembali ketegangan geopolitik Timur Tengah yang tampaknya mereda,” kata analis pasar IG Tony Sycamore.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya