Berita

Kemendag selenggarakan Misi Dagang ke Maroko/Net

Bisnis

Misi Dagang ke Maroko Catatkan Transaksi Potensial Rp276 Miliar

MINGGU, 05 MEI 2024 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Maroko memiliki posisi yang penting bagi Indonesia.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag RI Didi Sumedi menegaskan, negara kerajaan itu adalah mitra dagang nontradisional dan hub untuk memasuki pasar Afrika Utara.

"Kenapa Maroko dipilih, karena Maroko ingin kami jadikan sebagai hub untuk pasar Afrika," ujar Didi, dikutip Minggu (5/5).


Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru saja melakukan Misi Dagang ke Maroko dan mendapat sambutan yang positif, bahkan menghasilkan potensi transaksi 16,98 juta dolar AS atau setara Rp276 miliar.

Didi, yang memimpin Misi Dagang pada 30  April 2024 mengatakan, Misi Dagang ke Maroko ini bertujuan untuk memperkuat penetrasi ke pasar Afrika Utara dan membangun kerja sama bisnis dengan pelaku usaha di Maroko dan negara sekitar.

Didi menjelaskan, total transaksi potensial senilai Rp276 miliar diperoleh dari sektor pengolahan hasil perikanan, makanan olahan, rempah, briket, dan batu bara.

"Walaupun di Afrika sendiri kami sudah mempunyai Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di dua negara, yakni Nigeria dan Afrika Selatan. Afrika kita 'kepung' melalui tiga hub tersebut, karena memang potensi di Afrika cukup besar di mana permintaannya seiring dengan produk-produk nasional kita yang dibutuhkan di Afrika," kata Didi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya