Berita

Mahasiswa berdemonstrasi dalam protes Pro-Palestina pada wisuda Universitas Michigan pada Sabtu, 4 Mei 2024 di Stadion Michigan di Ann Arbor, Michigan/Net

Dunia

Demonstran Pro-Palestina Lakukan Protes di Acara Wisuda Universitas Michigan

MINGGU, 05 MEI 2024 | 08:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Acara kelulusan megah yang digelar Universitas Michigan, Amerika Serikat pada Sabtu (4/5) diwarnai dengan aksi protes para pendukung Palestina.

Unjuk rasa itu dilakukan sejak acara wisuda dimulai di  Stadion Michigan di Ann Arbor. Sekitar 74 orang, di antaranya menggunakan keffiyeh tradisional Arab beserta topi wisuda, berbaris di lorong utama menuju panggung wisuda.

Mereka meneriakkan seruan-seruan agar pihak universitas memboikot seluruh kerjasamanya dengan Israel yang diduga telah melakukan tindakan genosida di Jalur Gaza.


"Pemimpin kalian tidak boleh bersembunyi! Anda mendanai genosida," teriak para demonstran sambil memegang poster bertuliskan: "Tidak ada universitas tersisa di Gaza"

Aksi itu juga diwarnai dengan protes dari para pendukung Israel. Mereka menerbangkan drone-drone yang membawa poster bertuliskan: “Kami mendukung Israel. Kehidupan orang Yahudi penting"

Para pejabat kampus mengatakan tidak ada seorang pun yang ditangkap, dan protes tersebut tidak mengganggu acara yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut.

Polisi negara bagian mencegah para demonstran mencapai panggung dan juru bicara universitas, Colleen Mastony mengatakan personel keselamatan publik mengawal para pengunjuk rasa ke bagian belakang stadion, di mana mereka tidak rusuh hingga acara selesai.

"Protes damai seperti ini telah terjadi pada upacara wisuda Universitas Michigan selama beberapa dekade,” ujar Mastony, seperti dimuat Arab News.

Universitas telah mengizinkan pengunjuk rasa untuk mendirikan perkemahan di kampus, tetapi polisi membantu membubarkan pertemuan besar di acara terkait wisuda pada Jumat malam (3/5), dan satu orang ditangkap.

Michigan termasuk di antara kampus-kampus AS yang bersiap menghadapi protes pendukung Palestina, termasuk Universitas Indiana, Universitas Negeri Ohio, dan Universitas Northeastern di Boston.

Beberapa kampus telah mencapai kesepakatan dengan para pengunjuk rasa sehingga tidak mengganggu jadwal ujian dan penerimaan mahasiswa baru.

Banyak perkemahan telah dibongkar dan pengunjuk rasa ditangkap dalam tindakan keras polisi.

Associated Press
mencatat setidaknya 61 insiden sejak 18 April di mana penangkapan dilakukan pada protes kampus di seluruh AS.

Lebih dari 2.400 orang telah ditangkap di 47 kampus perguruan tinggi dan universitas, Angka-angka tersebut didasarkan pada pelaporan Associated Press dan pernyataan dari universitas dan lembaga penegak hukum.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Kultus “Benda-benda Suci” di Eropa Abad Pertengahan

Minggu, 15 Maret 2026 | 06:16

Lulusan IPDN Disiapkan Wujudkan Standar Pelayanan Minimal di Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:59

Roy Suryo Cs Dilarang Ladeni Rismon Beradu Argumentasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:32

Abdul Malik bin Marwan, Revolusi Birokrasi yang Mengubah Sejarah Islam

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:23

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Trump Berbaju Fir’aun

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:31

Enam Bulan Purbaya, Rupiah Melemah tiap Bulan

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:08

Pendekatan Teman Sebaya Efektif Cegah Bullying di Sekolah

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:02

Rismon Menelan seluruh Omongannya Tanpa Ada Terkecuali

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:21

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Selengkapnya