Berita

Ketua DPD PDIP Lampung Sudin meminta maaf kepada kader pada halal bihalal PDIP di Hotel Sheraton, Sabtu (4/5)/RMOLLampung

Politik

Perolehan Kursi Turun Drastis, Ketua PDIP Lampung Minta Maaf

MINGGU, 05 MEI 2024 | 04:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Lampung menggelar halal bihalal bertajuk "Merajut Silaturahmi, Solid Bergerak Untuk Memenangkan Pilkada Serentak 2024" di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Sabtu (4/5).

Momen ini jadi sarana untuk saling memaafkan usai menjalani puasa Ramadhan. Sekaligus permintaan maaf karena kursi parlemen berkurang jumlahnya usai Pemilu 2024.

"Saya secara pribadi mohon maaf kalau ada salah kata dan perbuatan. Setelah Idulfitri ini kita kembali Fitri, di mana telah melalui ujian yang berat setelah berpuasa selama sebulan," kata Ketua DPD PDIP, Sudin, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (4/5).


Sudin juga meminta maaf karena tidak bisa mempertahankan 19 kursi yang dimiliki PDIP pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2024 ini, PDIP harus puas dengan perolehan 13 kursi saja.

"Saya yang salah karena tidak bisa mempertahankan 19 kursi dan sekarang menjadi 13 kursi, saya tidak bisa menyalahkan siapa-siapa, ini salah saya," tegasnya.

Anggota DPR RI Dapil Lampung I ini melanjutkan, dirinya siap jika DPP ingin melakukan evaluasi atas kinerjanya sebagai Ketua DPD PDIP. Tetapi, dia berpesan kepada seluruh kader untuk tetap kompak menjaga kejayaan PDIP.

Selain itu, Sudin mengingatkan bahwa Pilkada 2024 sudah di depan mata. Dia mendorong kader terbaik PDIP untuk maju dalam kontestasi Pilkada serentak 2024.

"Pilkada sudah di depan mata, PDIP sudah membuka penjaringan sehingga bagi eksternal dan internal silakan mendaftar. Kami terbuka untuk semua, tapi semuanya bergantung hasil survei dan DPP," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya