Berita

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz/Net

Dunia

Israel Ancam Balik Turki Usai Setop Seluruh Perdagangan dengan Tel Aviv

SABTU, 04 MEI 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Israel mengancam akan membatasi perdagangannya sendiri dengan produk-produk yang berasal dari Turki.

"Pihak kami memutuskan untuk mengurangi hubungan ekonomi antara Turki, Tepi Barat, dan Gaza," kata Kementerian Luar Negeri Israel, dikutip Mehr News, Sabtu (4/5).

Pernyataan tersebut dikeluarkan Israel setelah pemerintah Turki secara resmi menyetop seluruh perdagangannya dengan Tel Aviv sampai batas waktu yang tidak ditentukan.


Sanksi perdagangan Turki itu sendiri merupakan respons atas gempuran Israel ke Gaza, Palestina yang masih terus berlanjut sampai saat ini.

Menanggapi konflik tersebut, Turki telah menegaskan bahwa mereka akan terus menangguhkan ekspor impornya sampai Israel mengumumkan gencatan senjata di Jalur Gaza dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah tersebut.

“Langkah-langkah pembatasan ini akan tetap berlaku sampai Israel mengumumkan gencatan senjata segera di Gaza dan memastikan aliran bantuan kemanusiaan yang memadai dan tidak terputus. Turki akan menerapkan langkah-langkah baru ini dengan tegas dan tegas,” Kementerian Perdagangan Turki pada Kamis (2/5).

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, sebelumnya juga telah mengatakan bahwa Ankara secara sepihak melanggar perjanjian perdagangan dengan membatasi ekspor ke Israel, setelah Turki baru membatasi beberapa perdagangannya dengan Israel pada awal April lalu.

"Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sekali lagi mengorbankan kepentingan ekonomi rakyat Turki untuk mendukung Hamas, dan kami akan menanggapinya dengan cara yang sama," kata Katz pada beberapa waktu lalu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya