Berita

Ilustrasi militan Houthi/Net

Dunia

Houthi Serang Kapal Tanker Minyak Inggris dan Tembak Jatuh Drone AS

SABTU, 27 APRIL 2024 | 22:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kelompok militan Houthi Yaman dilaporkan telah merusak kapal tanker minyak Inggris MV Andromeda Star, dan menembak jatuh drone MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat (AS).

Jurubicara Houthi, Yahya Saree dalam pernyataan videonya pada Sabtu (27/4), membenarkan serangan tersebut yang diluncurkan sebagai upaya perlawanan untuk menentang perang Israel di Gaza.

“Kapal minyak Inggris Andromeda Star telah menjadi sasaran di Laut Merah dengan rudal angkatan laut dan terkena serangan langsung," kata Yahya dalam pidatonya yang disiarkan di stasiun televisi.


Mengutip Aljazeera, militer AS juga telah mengkonfirmasi bahwa kelompok tersebut menembakkan tiga rudal balistiknya ke Laut Merah, sehingga menyebabkan kerusakan kecil terhadap kapal minyak Inggris itu.

“MV Andromeda Star melaporkan kerusakan kecil, tetapi tetap melanjutkan pelayarannya,” kata Komando Pusat AS (CENTCOM) di platform X, seraya menambahkan tidak ada korban jiwa dalam ledakan kecil tersebut.

Selain itu, jurubicara Houthi juga mengatakan bahwa mereka telah menembak jatuh drone serangan MQ-9 Reaper di Provinsi Saada, ketika AS diklaim sedang menjalankan misi permusuhan di kawasan tersebut.

Sampai saat ini, militer AS belum membuka suara atas serangan itu, namun stasiun televisi AS, CBS News mengkonfirmasi bahwa drone MQ-9 senilai 30 juta Dolar AS (Rp487 miliar) telah jatuh di Yaman pada Jumat pagi dan militer sedang melakukan penyelidikan.

Serangan dengan drone canggih AS itu menjadi serangan ketiga yang berhasil ditembak jatuh oleh Houthi sejak perang di Gaza meletus pada Oktober 2023 lalu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya