Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Meroket 3 Persen Usai Israel Serang Iran

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 15:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau melesat naik 3 persen setelah Israel menyerang Iran dengan rudalnya pada Jumat (19/4).

Mengutip Reuters, minyak berjangka Brent naik menjadi 89,74 dolar AS (Rp1.460.684) per barel atau meroket 3 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate AS (WTI) naik 3,1 persen menjadi 84,66 dolar AS (Rp1.377.761) per barel.


Kenaikan harga minyak mentah secara signifikan itu langsung terjadi usai Israel menyerang sebuah bandara di kota Isafahan, Teheran sebagai serangan balasan untuk Iran pada akhir pekan lalu di wilayah pendudukan.

Memanasnya konflik Timur Tengah itu telah menyebabkan banyak pakar mengkhawatirkan pasokan minyak Timteng yang disinyalir dapat terganggu.

"Jika laporan (serangan) ini ternyata benar, maka kekhawatiran akan peningkatan eskalasi minyak lebih lanjut akan semakin meningkat, begitu pula kekhawatiran bahwa kita berpotensi semakin mendekati situasi di mana risiko pasokan minyak menyebabkan gangguan pasokan yang sebenarnya," kata kepala strategi komoditas di ING, Warren Patterson.

Serangan balasan itu terjadi setelah Israel menghantam gedung konsulat Iran di Damaskus Suriah, yang menyebabkan tujuh Garda Revolusi Iran, termasuk dua komandan militer senior dan lima petugas Iran lainnya meninggal dunia.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya