Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pengamat: Konflik Israel-Iran Tidak Akan Menimbulkan Perang Dunia Ketiga

SENIN, 15 APRIL 2024 | 10:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konflik militer yang berlangsung antara Iran dan Israel diprediksi tidak akan sampai menciptakan Perang Dunia Ketiga.

Pengamat Timur Tengah, Dina Sulaeman mengatakan, untuk berperang dengan Iran, Israel memerlukan dukungan dari sekutu besarnya seperti Amerika Serikat.

Kendati demikian, Washington kerap menegaskan pihaknya tidak ingin berperang dengan Iran apalagi sampai mengakibatkan Perang Dunia Ketiga.


"Karena untuk membalas itu kan dia (Israel) butuh dukungan juga dari sekutunya. Amerika Serikat sendiri juga berkali-kali menyatakan tidak ingin berperang dengan Iran dan tidak menginginkan ada perang regional," ungkap Dina dalam sebuah pernyataan pada Senin (15/4).

Dina kemudian menyoroti sikap Iran yang juga tidak pernah memberikan sinyal bahwa mereka ingin memantik perang di kawasan.

"Saya pikir tidak ya (Perang Dunia Ketiga). Karena memang Iran juga dia sejak awal menyatakan tidak menginginkan perang regional," paparnya.

Selain itu, Dina melihat respon negara-negara Arab menolak dengan keras jika wilayah udara mereka digunakan untuk menyerang Iran.

Sehingga menurut Dina, satu-satunya pihak yang menginginkan perang hanyalah Israel, tetapi tidak mendapat dukungan dari Amerika Serikat.

"Kemungkinannya masih fifty-fifty, saya pikir Israel juga harus begitu juga kalau akan melakukan serangan balasan," ujarnya.

Iran menghujani Israel dengan 300 rudal dan drone pada Sabtu malam (13/4) sebagai pembalasan atas serangan rudal IDF ke konsulat Teheran di Damaskus, Suriah.

Militer Israel mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan hampir 99 persen serangan udara Iran, dibantu Amerika Serikat.

Kendati demikian, serangan udara yang berhasil masuk mengakibatkan kerusakan ringan pada pangkalan militer dan seorang gadis Israel berusia tujuh tahun dilaporkan terluka parah oleh ledakan rudal tersebut.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya