Berita

Ilustrasi gas elpiji 3 kg/Net

Nusantara

Gas Elpiji 3 Kg Lenyap Jelang Lebaran, Warga Lambar Menjerit

SELASA, 09 APRIL 2024 | 02:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

H-2 Idul fitri 1445 Hijriyah diiringi jeritan masyarakat Kecamatan Balikbukit Kabupaten Lampung Barat seiring "menghilangnya" gas elpiji 3 kg.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga kelurahan Pasar Liwa kecamatan Balikbukit, Dwi, yang mengeluhkan gas elpiji 3 kg yang langka dalam sepekan jelang hari Raya Idulfitri.

“Sudah lebih dari 8 warung yang saya datangi untuk membeli gas elpiji, tapi tidak satupun warung yang mengatakan bahwa adanya gas elpiji, mereka mengatakan saat ini memanglah langka,” ucap Dwi, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (8/4).


Dirinya berharap agar pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan yang saat ini terjadi, sebab gas elpiji merupakan kebutuhan rumah yang memang sangat diperlukan.

“Apalagi mau lebaran ini, jadi keperluan gas pasti makin banyak belum yang untuk masak sayur ditambah lagi mau buat kue, jadi gas elpiji ini sangat perlu,” tuturnya.

Sama halnya dengan yang disampaikan salah satu pemilik warung kelontong di kecamatan Sukau, Iswara, bahwa  warung miliknya sudah hampir seminggu belum mendapatkan gas elpiji.

“Bukan cuma di tempat saya mas yang langka gasnya, bahkan saudara saya orang Sumber Jaya yang di ujung Lampung Barat ini bilang di sana juga langka,” kata Iswara.

“Saya sempat nanyain juga di pangkalan gas elpiji terdekat, katanya sama aja di pangkalan juga masih langka gas, belum ada informasi kapan sampainya,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya