Berita

Ketua PKS Jatim, Irwan Setiawan/Istimewa

Politik

PKS Jatim Mulai Ancang-ancang Ulang Kesuksesan Pilkada 2020

SELASA, 02 APRIL 2024 | 15:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Persiapan menghadapi hajatan politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mulai dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur. Sejumlah kader terbaik PKS telah disiapkan untuk maju sebagai calon walikota atau bupati.

Ketua PKS Jatim, Irwan Setiawan menegaskan, akan mendukung siapa saja yang siap membangun Jawa Timur menjadi lebih baik.

“Siapa saja, baik dari konteks pilgub maupun pilkada yang digelar di kabupaten/kota,” katanya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (2/4).


“Kami targetkan ada kader yang bisa jadi kepala daerah. Misalnya di Kota Batu, Kota Malang, mudah-mudahan ada juga di Surabaya,” sambungnya.

Meski demikian, Irwan menyampaikan, saat ini mereka masih melakukan proses penjaringan suara dari kader PKS hingga di tingkat kecamatan. Masukan dari kader PKS itu, akan menjadi pertimbangan dan masukan untuk diajukan ke tingkat DPP.

“Yang menentukan siapa yang didukung adalah DPP, sementara tugas kami di DPW dan DPD melakukan penjajakan dan komunikasi politik, baik dengan calon maupun partai politik,” tutur pria 48 tahun itu.

Tentang nama-nama yang akan diajukan dalam pilkada, Irwan menyampaikan harus belum mendapat keputusan dari DPP. Yang jelas, sosok yang diusung merupakan tokoh yang punya kapasitas dalam memimpin Jawa Timur dan kabupaten/kota di Jatim.

“Target kami di Pilkada 2024 ini menang di atas 60 persen. Pada 2020 lalu, kami menang di 11 daerah dari 19 Pilkada,” tegasnya.

Karena itu, Irwan menyampaikan, DPW PKS Jatim telah melakukan konsolidasi bersama dengan pimpinan DPD sebagai momentum dan menyiapkan DPD untuk mengoptimalisasi hasil Pileg 2024 dan menyongsong Pilkada serentak 2024.

“Kami sudah meminta DPD dapat melakukan konsolidasi semua kekuatan di DPD-nya baik anggota, caleg, maupun struktur hingga ranting. Tentu ini dalam rangka agar kita bisa memilih pemimpin terbaik,” tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya