Berita

Pompa air bantuan Kementerian Pertanian (Kementan)/Net

Nusantara

Kementan Gelontorkan 41 Pompa Air untuk Petani Nagan Raya

SABTU, 30 MARET 2024 | 03:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menerima bantuan 41 unit pompa air dari Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun ini.

Bantuan itu bertujuan membantu para petani dalam mengatasi permasalahan kekeringan serta meningkatkan hasil panen.

“Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan alokasi 41 unit pompa air, hasil usulan kepada Kementan RI. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para petani di Nagan Raya,” kata Pj. Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Jumat (29/3).


Menurut Fitriany, saat ini Luas Lahan Baku Sawah (LBS) di Kabupaten Nagan Raya mencapai 5.849 hektare (ha). Jumlah tersebut tersebar di sembilan kecamatan.

Fitriany menjelaskan, program pompanisasi yang digagas oleh Kementan RI dikonsentrasikan untuk lahan sawah dengan Indeks Pertanaman yang masih rendah, namun memiliki sumber air permukaan yang tersedia.

Lanjut dia, adanya pompanisasi ini diharapkan Indeks Pertanaman (IP) padi dapat meningkat, dari satu kali menjadi dua kali atau bahkan tiga kali dalam setahun.

“Bantuan pompa air ini akan didistribusikan kepada 41 kelompok tani yang tersebar di tujuh kecamatan dalam Kabupaten Nagan Raya yang memiliki IP 100 dengan target luas lahan yaitu 663 ha,” bebernya.

Fitriany menambahkan, bantuan ini merupakan hasil dari tinjauan lapangan dari Dinas Pertanian dan Peternakan yang bekerja sama dengan Kodim 0116/Nagan Raya serta Dinas PUPR Kabupaten Nagan Raya.

Targetnya yaitu meningkatnya Indeks Pertanaman di lokasi-lokasi tersebut, sehingga dapat meningkatkan angka provitas padi guna mencapai swasembada pangan di Kabupaten Nagan Raya.

Selain program pompanisasi, Pemkab Nagan Raya, kata Fitriany, juga menggalakkan kegiatan optimasi lahan (oplah) rawa untuk meningkatkan provitas padi.

Terdapat 21 Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dengan luas areal persawahan 335,5 ha yang tersebar di tujuh kecamatan yang akan melaksanakan kegiatan Oplah rawa.

“Targetnya juga sama dengan kegiatan pompanisasi, yaitu meningkatnya provitas padi untuk mewujudkan swasembada pangan,” tandas Fitriany.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya