Berita

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Posko Kemenangan GAMA, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Gibran Bakal Rangkul Semua Paslon, Ganjar Bilang Begini

KAMIS, 21 MARET 2024 | 17:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, memberikan tanggapannya terhadap pernyataan Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka, yang menyatakan kesiapannya untuk merangkul semua paslon di Pilpres 2024.

"Kalau soal rangkul-rangkulan kita ini berteman semua. Toh para kandidat ini anak-anak bangsa. Kalau ibarat sebuah pertandingan ada saat mulai, ada saat akhir," kata Ganjar saat jumpa pers Posko Kemenangan GAMA, Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/3).

Ganjar juga menekankan pentingnya keputusan yang diambil sebagai upaya tertinggi untuk bangsa dan negara. Sebab, hingga kini pihaknya baru akan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pemilu 2024.


“Tentu apapun nanti keputusan sebagai suatu upaya tertinggi yang bisa kita lakukan dan kita putus, mari kita berpikir soal bangsa dan negara ini. Mari kita berpikir nasib rakyat. Mari kita berpikir bahwa ekonomi ke depan menghadapi tantangan yang berat,” kata Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu juga menyoroti berita krisis di Selandia Baru sebagai peringatan akan potensi bencana di berbagai tempat.

“Jadi artinya kita juga mesti siap-siap. Bencana ada di banyak tempat. Kita musti merespons. Jangan kita terlena dengan urusan ini," kata Ganjar.

Cawapres Gibran Rakabuming Raka memastikan bakal merangkul kubu paslon 01, Anies-Muhaimin dan kubu Ganjar-Mahfud, setelah dinyatakan menang Pilpres 2024 oleh KPU RI, pada Rabu malam (20/3).

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menyebut semua paslon yang bertarung pada Pilpres 2024 punya visi misi untuk memajukan bangsa.

"Ya semua dirangkul. Semua kan punya visi misi untuk memajukan bangsa," kata Gibran di Kota Solo, Rabu (20/3).




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya