Berita

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Silfester Matutina/RMOL

Politik

TKN Ungkap Faktor Kandang Banteng di Jateng dan Bali Bisa Jebol

SABTU, 16 MARET 2024 | 03:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perolehan suara pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, menjadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah dan Bali pada Pemilu 2024.

Padahal, dua provinsi tersebut dikenal sebagai kandang banteng atau basis massa PDIP yang tidak mengusung Prabowo-Gibran, melainkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam Pilpres 2024 ini.

Tak heran kalau Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Silfester Matutina, menyebut kemenangan di kandang banteng adalah hal yang fenomenal.


"Ternyata memang fenomenal sekali ya pasangan 02 ini, membalikkan semua perkiraan, dan perkiraan bahwa itu adalah kandang merah dan sebagainya," kata Silfester kepada wartawan, Jumat malam (15/3).

Selain itu, lanjut Silfester, ada faktor lain yang menyebabkan pasangan Prabowo-Gibran bisa menang di Jateng dan Bali. Yakni faktor Presiden Jokowi, anak muda, dan ibu-ibu yang mendukung kemenangan Prabowo-Gibran.

"Ada juga faktor dari Pak Jokowi ya, dan faktor juga anak-anak muda, terus ibu-ibu. Di samping itu yang kita kampanyekan selama ini kan memang tidak pernah menjurus untuk melakukan fitnah, melakukan hoax, kebohongan, juga menjelekkan pihak lain," papar Silfester.

"Saya rasa faktor-faktor itu yang akhirnya masyarakat kita saat ini benar-benar menginginkan Pak Prabowo dan Mas Gibran untuk memimpin bangsa Indonesia," sambungnya.

Hasil rekapitulasi suara di Jateng, pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, meraih 2.866.373 suara, lalu pasangan Prabowo-Gibran meraih 12.096.454 suara, dan pasangan Ganjar-Mahfud meraih 7.827.335 suara.

Sementara, hasil rekapitulasi di Provinsi Bali, pasangan Anies-Muhaimin meraih 99.233 suara, Prabowo-Gibran meraup 1.454.640 suara, dan Ganjar-Mahfud dengan raihan 1.127.134 suara.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya