Berita

Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu/RMOL

Politik

Adian Pastikan PDIP Siap Gulirkan Angket

JUMAT, 15 MARET 2024 | 11:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi PDI Perjuangan tak pernah ragu, apalagi takut, menggulirkan angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, menyatakan, partainya konsisten melangkah maju, bukan mundur, terkait hak angket. Naskah akademik lebih dari 100 halaman sudah disusun, dan saat ini tahap memperkuat argumentasi.

Anggota Komisi VII DPR itu juga menekankan, PDI Perjuangan tak menolak hak angket. Saat ini justru tengah memperkuat argumentasi dari sisi hukum, konstitusi, dan intelektual, untuk memperkuat legitimasi hak angket.


“PDI Perjuangan tak takut angket, karena konstitusional. Saya juga tidak pernah diminta mundur dari hak angket, PDI Perjuangan dan PPP juga ngomong soal angket,” tegasnya, di Jakarta, Jumat (15/4).

Dia juga menambahkan, selain membahas angket dengan Parpol pengusung Ganjar-Mahfud, pembicaraan juga dilakukan dengan Parpol di luar koalisi Paslon 3, seperti Partai NasDem dan relawan masing-masing Paslon.

“Kalau dibilang ragu, di mana ragunya? Sebagian menunggu perolehan suara final dari KPU, 20 Maret. Jadi sama sekali tidak ada keraguan. Angket lebih pada tugas parlemen. Pembuktian di angket dan di Mahkamah Konstitusi berbeda. Kita akan panggil seluruh pihak terkait,” tandasnya.

Caleg Dapil Bogor, Jawa Barat, itu juga mengungkap bahwa angket tidak akan membahas kecurangan Pemilu 2024, tetapi membahas ada atau tidaknya penyelewengan UU, di antaranya UU Pemilu dan penyalahgunaan APBN (UU APBN).

Misalnya anggaran untuk Bansos, apakah ada atau tidak pengerahan aparatur negara untuk memenangkan salah satu Paslon, dan langkah yang akan diambil perihal ketua KPU yang sudah berulang kali dikenai sanksi etik.

Pentolan Aktivis 1998 itu juga mempertanyakan mengapa ada pihak yang seolah-olah khawatir dengan angket.

“Kenapa khawatir dengan produk konstitusi kita sendiri? Kalau angket identik dengan kerusuhan, hapus saja di konstitusi, atau khawatir melakukan apa yang termaktub di konstitusi, ya hapus saja. Bagaimana mungkin aturan yang ada secara konstitusional justru jadi ketakutan bagi bangsa ini, bagi pemerintah?” dia balik bertanya.

Adian juga memaparkan sejumlah pengalaman, bahwa PDI Perjuangan tidak takut menggulirkan angket, di antaranya saat kantor Parpol yang dipimpin Megawati Soekarnoputri dihancurkan dan dibakar, hingga membuat sejumlah kader meninggal dan hilang.

“Kecurangan Pemilu bukan ranah hak angket, tetapi dalam dialektika bicara soal kecurangan, mungkin saja. Jangan pernah takut saat berjalan di rel konstitusi. Jangan pernah menakut-nakuti rakyat. Konstitusi jangan menjadikan ketakutan,” pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya