Berita

Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran/Istimewa

Politik

Isu Pilkada Dimunculkan Seolah Pilpres Telah Selesai

SENIN, 11 MARET 2024 | 12:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meskipun penghitungan suara Pemilu 2024 masih berlangsung, publik mulai ramai memperbincangkan figur-figur yang akan maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah. Khususnya Pilkada DKI Jakarta.

Salah satu sosok yang digadang-gadang masuk dalam bursa Cagub DKI Jakarta adalah Anies Baswedan yang merupakan salah satu kandidat pada Pilpres 2024.

Namun demikian, Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran justru menduga, dikencangkannya isu Pilkada saat ini adalah untuk mendistorsi isu utama seputar pemilihan presiden.


"Mengaitkan nama Anies ikut dalam pilkada adalah upaya memframing seolah-olah pilpres telah usai," kata Andi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/3).

Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan mengumumkan secara resmi hasil Pemilu 2024 pada 20 Maret mendatang. Meskipun berdasarkan hasil quick count, pasangan Prabowo-Gibran berhasil unggul dari paslon Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.
 
Selain Anies, figur lainnya yang diprediksi akan bertarung di Pilkada Jakarta adalah Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni, hingga dua politikus Partai Golkar Ridwan Kamil dan Ahmed Zaki Iskandar.

Bahkan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok serta Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono juga didorong untuk kembali berkontestasi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya