Berita

Kerumunan warga Palestina yang ditembak oleh Israel ketika mengerumuni bantuan kemanusiaan/Net

Dunia

Indonesia Desak Dunia Setop Kirim Senjata ke Israel

MINGGU, 03 MARET 2024 | 08:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi penembakan membabi buta yang dilakukan oleh Israel terhadap warga sipil Palestina yang tengah mencari bantuan kemanusiaan.

Insiden berdarah di Nabulsi pada Kamis (29/2) itu dilaporkan sudah menewaskan setidaknya 112 orang, dengan lebih dari 700 orang lainnya terluka.

"Apakah tragedi kemanusiaan ini masih belum cukup bagi Dewan Keamanan PBB menyepakati resolusi mengenai gencatan senjata?" tulis Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan pada Sabtu (2/3).


Lewat pernyataan itu, Indonesia juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun negara yang berada di atas hukum.

Lebih lanjut, pemerintah mendesak agar negara-negara pendukung Israel untuk menghentikan kiriman bantuan senjata ke sana.

"Indonesia mendesak negara-negara untuk menghentikan bantuan senjata ke Israel demi keadilan dan kemanusiaan," tegas pernyataan itu.

Berdasarkan video yang tersebar secara online, sejumlah warga Palestina mengerumuni beberapa titik di mana bantuan kemanusiaan didistribusikan. Tidak lama setelahnya, militer Israel melepaskan tembakan dan seketika kerumunan bubar.

Tidak hanya melepaskan tembakan, militer Israel juga dilaporkan menabrak warga Palestina dengan tank-tank mereka.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya