Berita

Demonstrasi tolak hak angket di depan Gedung DPR RI, Jakarta/RMOL

Politik

Muncul Pendemo Tandingan di DPR, Suarakan Tolak Hak Angket Pemilu

JUMAT, 01 MARET 2024 | 15:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Massa yang menggelar demo di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta ternyata berasal dari berbagai kubu.

Awalnya, ratusan pendemo yang hadir terlebih dahulu menyatakan dugaan praktik kecurangan pemilu hingga menyuarakan pemakzulan Presiden Joko Widodo. Namun tak berselang lama, datang pendemo lain menyuarakan aspirasi berbeda.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, mereka menyampaikan aspirasi kepada DPR RI agar menolak diusulkannya hak angket Pemilu 2024 yang disuarakan pendukung kubu paslon 3 dan paslon 1 di Pilpres 2024.


Dua kubu pendemo ini saling menyuarakan aspirasinya di lokasi yang bersebelahan. Hingga Jumat siang (1/3), aksi demonstrasi ini berlangsung aman dengan penjagaan ketat dari aparat gabungan TNI-Polri.

"Apakah hak angket ini ujungnya pemakzulan? Karena itu kami menolak (hak angket)," tegas orator di mobil komando.

Mereka juga meminta agar parlemen mendengarkan aspirasi rakyat yang telah melakukan Pemilu 2024 dengan tidak mengusulkan hak angket serta menghormati proses pemilih.

"Kami mendorong agar hak angket tidak dilakukan," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya