Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Hak Angket Potensi Gagal Goyang Pemerintahan Jokowi

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 07:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun nantinya hak angket bisa diajukan, namun diyakini akan gagal menggoyang kewibawaan pemerintahan Joko Widodo. Karena, Presiden Jokowi sudah menyiapkan kuda-kuda untuk menghadangnya.

Pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim menilai peluang penggunaan hak angket kian terbuka, meski hasilnya diprediksi tak sesuai harapan dengan publik Indonesia.

"Pasalnya, Presiden Joko Widodo sudah menyiapkan kuda-kuda untuk menghadangnya. Artinya, hak angket bisa diajukan namun gagal menggoyang kewibawaan pemerintahan Joko Widodo," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/2).


Wildan berpandangan, hak angket yang disuarakan Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo untuk menggugat hasil sementara Pilpres 2024 berpotensi untuk dilaksanakan.

Perhitungan di atas kertas, ada empat partai politik (parpol) yang berpeluang untuk bersatu dan mengajukan hak angket, yakni PDIP, Nasdem, PKB, dan PKS. Jumlah total kursi DPR dari keempat parpol tersebut adalah 295 kursi.

"Angka 295 kursi merupakan jumlah yang terbilang besar. Bisa jadi ada pengurangan jumlah pendukung hak angket. Hal ini dimungkinkan terjadi jika ada lobi politik tingkat tinggi kepada Nasdem dan PKB. Sebab, kedua parpol ini masih menempatkan kadernya di pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin," pungkas Wildan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya