Berita

Kondisi SDN 2 Wonorejo, Karanganyar, Demak, Jawa Tengah, yang menjadi tempat relokasi 13 TPS yang masih tergenang banjir, Sabtu (24/2)/RMOL

Politik

Baru Bisa Nyoblos Hari Ini, Warga Demak Antusias Datang ke TPS Meski Masih Banjir

SABTU, 24 FEBRUARI 2024 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pencoblosan Pemilu 2024 baru bisa dilakukan warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah, hari ini, akibat bencana banjir yang disebabkan tanggul Sungai Wulan jebol.

Antusiasme warga Demak disaksikan langsung Redaksi, saat mengikuti supervisi pengawasan pemungutan dan penghitungan suara susulan (PSS) anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda ke Kecamatan Karanganyar, Demak, Jawa Tengah, Sabtu (24/2).

Pantauan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Wonorejo yang menjadi titik relokasi 12 tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Karanganyar, ribuan warga pemilih datang untuk menyalurkan hak pilihnya meski dilanda hujan.


Mulai dari anak muda, bapak-bapak, ibu-ibu hingga kakek-kakek maupun nenek-nenek berbondong-bondong mengantri untuk mengikuti PSS.

"TPS piro (berapa) bu," tanya seorang petugas TPS yang berjaga, dan dijawab "limo welas (lima belas)" oleh seorang ibu tua renta yang datang bersama anak perempuannya, dan dijawab kembali oleh petugas dengan memberitahukan posisi TPS ada di kelas paling pojok.

Antrian pemilih nampak mengular panjang di lorong kelas sekolah. Hal itu terjadi karena hampir setiap kelas dijadikan TPS. Sementara, lapangan sekolah masih tergenang banjir setinggi 30 centimeter.

Sahli Ilham Sadil (54) menyampaikan rasa syukurnya bisa mencoblos meski tidak dilakukan pada 14 Februari 2024.

"Senang akhirnya bisa nyoblos. Habis ini balik ke rumah bersih-bersih lagi (karena kena banjir), habis itu kerja lagi," ujar Sahli.

Sahli tidak menyangka pemilu kali ini dibarengi dengan bencana banjir di Demak, akibat adanya tanggul jebol pada 8 Februari 2024. Padahal, dia sudah siap-siap memilih calon pemimpin negara dan pemerintahan serta wakil rakyat di parlemen pada 14 Februari 2024.

"Banjirnya kan enggak surut-surut, karena (arus air dari tanggul yang jebol) gede. Banjirnya sampai 2 meter. Tapi alhamdulillah sudah bisa nyoblos," katanya serta bersyukur.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya