Berita

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga saat menutup Rapat Kerja Kemendag, 21 Februari 2024/RMOL

Bisnis

Tutup Raker Kemendag 2024, Wamendag RI Tegaskan Transformasi Ekonomi Dalam Negeri

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 09:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rapat Kerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) 2024 menghasilkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung transformasi ekonomi di dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat menutup Raker Kemendag 2024, di Hotel Padma Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (21/2).

"Raker Kemendag 2024 merupakan upaya kita bersama guna menghasilkan program kerja strategis dalam melanjutkan pembangunan perdagangan yang inklusif dan berkelanjutan pada 2025. Berdasarkan Tri Karsa Transformasi Perdagangan yang merupakan buah pikir bersama dari pusat, daerah, dan luar negeri ini diharapkan mampu mendukung transformasi ekonomi," jelas Wamendag Jerry.


Kemendag sendiri, kata Jerry, ke depannya akan mendorong sejumlah transformasi struktural dengan mengedepankan transformasi struktur konsumsi berbasis penguatan pasar dalam negeri, untuk memperkuat pasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Kemendag juga perlu mendorong integrasi kewilayahan dengan penguatan fondasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui perdagangan antarwilayah; penguatan rantai pasok dan logistik nasional; serta transformasi sistem perlindungan dan pemberdayaan konsumen,” tuturnya.

Untuk itu dalam mendukung hal tersebut, Jerry menekankan pentingnya penguatan regulasi dan penciptaan iklim perdagangan yang kondusif.

Di akhir pidatonya, Wamendag RI itu secara resmi menutup Raker Kemendag 2024 yang mengusung tema “Ekspansi Perdagangan Sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nusantara yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Acara tersebut telah berlangsung selama dua hari, pada 20?"21 Februari 2024.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya