Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Fokus Amankan Suara Pileg, PDIP Pasrah Ganjar-Mahfud Kalah?

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 12:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) nampaknya pasrah dengan hasil Pilpres 2024, karena selisih perolehan suara Capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD sangat jauh dengan kontestan lainnya.

Kepasrahan PDIP, kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, ditunjukkan dalam surat instruksi internal yang meminta kader-kadernya lebih fokus terhadap perolehan suara Pileg.

DPP PDIP menginstruksikan tiga poin penting kepada DPD dan DPC seluruh Indonesia. Tiga instruksi itu, ditandatangani langsung oleh Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.


"Saya kira kesan ke arah sana (PDIP yakin Ganjar-Mahfud kalah) cukup kuat," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/2).

Adi menilai, surat edaran dari partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu bertujuan untuk mengamankan perolehan suara pileg. Di mana, PDIP juara versi hitung cepat.

"Sementara di pilpres sepertinya mulai terlihat pasrah karena selisih Ganjar-Mahfud dengan paslon 2 dan 1 sangat jauh signifikan," pungkas Adi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya