Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Anggaran untuk Partai Oposisi Harus Ditambah

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 08:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sistem pembiayaan partai politik, termasuk keberadaannya di dalam atau di luar pemerintahan, perlu diperhatikan.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, berpendapat, sistem pembiayaan partai politik tidak boleh berefek pada kepercayaan diri sebuah partai politik.

Lewat keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (21/2), di mengatakan, jangan sampai partai politik kesulitan membangun gerakan mereka, terutama yang memerlukan sumber daya ekonomi di dalamnya.


"Salah satu proposal yang pernah saya usulkan, pembiayaan partai politik jangan dibiarkan menjadi urusan pribadinya, karena akan terjadi relasi yang tidak sehat antara partai dengan perusahaan," tuturnya.

Padahal, sambung dia, Parpol tetap ingin menjalankan fungsinya dengan baik, tidak merasa di luar pemerintahan (oposisi), punya hak hidup dan berkembang.

Karena itu pemerintah harus memperbaiki sistem ekonomi partai politik, baik yang ada di dalam maupun di luar pemerintahan.

Di negara-negara operasi parlementer, negara mengeluarkan pembiayaan kepada partai oposisi lebih banyak, ketimbang membiayai partai yang ada di dalam pemerintahan.

"Oposisi itu baik buat negara, baik bagi pemerintahan. Makanya, anggaran negara untuk oposisi justru harus ditambah. Sebab suara yang berbeda dengan pemerintah justru begitu lebih real, begitu saya kira," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya