Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Fahri Hamzah: Rakyat Ingin Oposisi Tetap Kuat

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 01:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di tengah maraknya isu rekonsiliasi antara kubu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang disponsori oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD, harapan adanya oposisi juga mengemuka.

Adanya oposisi dianggap sebagai penyempurna sistem demokrasi agar terciptanya check and balances dalam pemerintahan ke depan.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menghendaki adanya sistem tersebut layaknya di Amerika Serikat (AS).
 

 
“Di Amerika, jika seorang presiden dari partai demokrat terpilih, maka kongres biasanya Dimenangkan oleh partai republik,” kata Fahri dalam akun media X pribadinya @Fahrihamzah, Minggu (18/2).

Dia merujuk negeri Paman Sam itu sebagai negara yang memiliki sistem demokrasi yang mapan. Sementara Indonesia masih proses menuju kemapanan sistem demokrasi tersebut.

“Dan sebaliknya. Jika gambaran itu ada di negara kita maka kematangan rakyat dalam demokrasi nampak. Rakyat ingin oposisi tetap kuat. #DemokrasiKita,” tambahnya.

Berbagai analisis politik mendorong agar kubu 01 yang dimotori oleh Partai Nasdem bersama PKS dan PKB, serta kubu 03 yang dimotori PDIP tetap berdiri sebagai oposisi dalam pemerintahan mendatang jika dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Gibran.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya