Berita

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak bersama Raja Abdullah dari Yordania/Net

Dunia

Bertemu di London, Raja Yordania dan PM Inggris Bahas Gencatan Senjata di Gaza

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 10:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konflik di Gaza menjadi bahasan utama dalam pertemuan antara Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak dengan Raja Abdullah II dari Yordania di Downing Street pada Kamis (15/2) waktu setempat.

Kedua pemimpin berjabat tangan sebelum masuk ke dalam tempat mereka berfoto di Ruang Putih No 10.

Istana Yordania dalam pernyataannya mengatakan, dalam pertemuan tersebut, Raja Abdullah menekankan perlunya gencatan senjata di Gaza dan perlindungan warga sipil.


“Yang Mulia mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tindakan guna menghentikan perang dahsyat yang telah menyebabkan bencana kemanusiaan yang harus ditanggung oleh generasi di kawasan ini,” bunyi pernyataan itu, seperti dimuat The National.

Sunak mengatakan kepada Raja Yordania bahwa Inggris pada akhirnya ingin melihat gencatan senjata yang berkelanjutan. Namun ia juga mengisyaratkan keamanan Israel harus terjamin.

“Perdana Menteri menyambut baik upaya inovatif Yordania untuk menyalurkan bantuan penyelamatan jiwa ke Gaza melalui darat dan udara, dan ia menetapkan upaya Inggris untuk membuka blokir akses bantuan dan meringankan krisis kemanusiaan,” kata Downing Street.

“Inggris sangat prihatin dengan dampak kemanusiaan dari setiap serangan terhadap warga sipil yang berlindung di Rafah," lanjutnya.

Kedua pemimpin juga dikabarkan membahas pentingnya meredakan ketegangan di Tepi Barat dan memperkuat peran Otoritas Palestina untuk mewujudkan keamanan dan kemakmuran.

“Perdana Menteri menyoroti langkah-langkah yang diambil Inggris untuk mendukung stabilitas di Tepi Barat, termasuk memberikan sanksi kepada pemukim ekstremis," kata Downing Street.

Ini adalah pertemuan kedua pemimpin di London sejak pecahnya konflik terbaru Gaza-Israel lebih dari lima bulan lalu.

Raja Abdullah telah memulai misi diplomatik ke negara-negara barat bulan ini ketika ia mencoba mengumpulkan dukungan untuk mengakhiri permusuhan di Gaza.

Pada Jumat, Raja Yordania akan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris. Dia juga akan bertemu dengan beberapa pemimpin senior Uni Eropa ketika dia hadir di konferensi Keamanan Munich pada akhir pekan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya