Berita

Calon Presiden Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Paslon 2 Deklarasi Menang Satu Putaran, Ganjar: Kita Belum, Tunggu Dulu

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 12:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, merespons santai pidato kemenangan pasangan Prabowo-Gibran yang unggul hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2024.

Ganjar berpendapat, pihaknya belum mengamini Pilpres 2024 berjalan satu putaran, karena belum ada rekapitulasi resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Ya kita belum hehe, Kita tunggu dulu,” kata Ganjar kepada wartawan, di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (25/2).


Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga mengatakan, hingga kini tim pemenangan dan Parpol pengusung dan pendukung masih menghimpun laporan penghitungan suara dari berbagai daerah.

“Jadi kita evaluasi, termasuk laporan-laporan dari daerah,” katanya.

Seperti diketahui, penghitungan cepat atau quick count enam lembaga survei menempatkan pasangan Prabowo-Gibran unggul telak dari Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

LSI Denny JA menempatkan Prabowo-Gibran dengan perolehan suara 58,77 persen, Anies-Muhaimin 24,31 persen, dan Ganjar-Mahfud 16,91 persen. Suara masuk hingga pukul 16.30 WIB mencapai 82,55 persen.

Lembaga survei Poltracking mencatat Prabowo-Gibran memperoleh 59,53 persen, Anies-Muhaimin 23,68, dan Ganjar-Mahfud 16,79. Suara masuk sebanyak 69,63.

Sedang lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Prabowo-Gibran unggul dengan 58,02. Anies-Muhaimin 25,59 dan dan Ganjar-Mahfud 16,39 persen. Suara masuk 67,30 persen.

Meski begitu, data quick count bukan hasil resmi Pemilu 2024, hanya analisis dan informasi sementara.

Hasil resmi Pemilu 2024 akan diketahui lewat rekapitulasi yang dilakukan KPU dari 15 Februari hingga 20 Maret 2024.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya