Berita

Sejumlah alumni ITB angkatan 2000-an menginisiasi pembentukan relawan pendukung Prabowo-Gibran (PAGITB)/Ist

Politik

Inisiasi PAGITB, Alumni ITB Ingin Sosok Habibie Baru Wujudkan Indonesia Maju

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 15:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sejumlah alumni ITB angkatan 2000-an menginisiasi pembentukan relawan pendukung Prabowo-Gibran (PAGITB). Pembentukan relawan diumumkan di Posko Pemilih Prabowo-Gibran (Kopi Pagi) Jalan Taman Gunawarman, Blok S, Jakarta Selatan.

Staf Khusus Menteri Perindustrian Gatot Sudariyono yang hadir dalam acara deklarasi, mengatakan pentingnya meneruskan program pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan dengan baik oleh Presiden Joko Widodo.

"Sekarang Tol Trans Jawa sudah tersambung dari Merak hingga Probolinggo, sebentar lagi tersambung hingga Banyuwangi. Begitu juga Tol Trans Sumatera sudah mencapai Pekanbaru, proyek ini perlu dilanjutkan," ujar Gatot dalam keterangan tertulis, Kamis (25/1).


Lulusan jurusan Mesin ITB tahun 1985 menegaskan, di antara kontestan Pilpres 2024, pasangan nomor 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka adalah pasangan yang berkomitmen melanjutkan program Jokowi.

Pada sisi lain, Gatot menyayangkan karena hampir tidak ada lagi alumni ITB yang memiliki kapasitas sekaliber Habibie seperti pada era Orde Baru yang mampu membuat impian bisa membuat pesawat terbang menjadi impian putra-putri terbaik bangsa.

"Hampir tidak ada alumni ITB yang bicara mengenai pengembangan inovasi dan teknologi, sekaligus memiliki kapasitas untuk menerapkannya menjadi sebuah kebijakan negara untuk mewujudkan Indonesia Maju," tuturnya.

Gatot mengajak alumni ITB generasi 2000-an untuk menjadi bagian dari pengambil kebijakan teknologi seperti infrastruktur, industrialisasi, transisi energi hingga pengembangan wilayah dan perkotaan dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Kita perlu sosok alumni ITB seperti Habibie, yang tidak hanya memahami teknologi dengan baik, namun juga berpolitik menjadi pengambil kebijakan," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya