Berita

Ketua Bawaslu Grobogan, Fitria Nita Witanti/Ist

Politik

Puluhan Kades di Grobogan Diduga Terseret Kampanye Terselubung

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 05:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bawaslu Grobogan memanggil tiga kepala desa (kades) atau lurah terkait dugaan kampanye terselubung yang dilakukan oleh seorang anggota DPR RI beberapa waktu lalu.

Ketua Bawaslu Grobogan Fitria Nita Witanti mengatakan, dugaan kampanye itu dilakukan saat kegiatan reses Anggota Komisi V DPR RI dari Partai Gerindra, Sudewo yang kembali maju di Pemilu 2024.

Kegiatan yang dihadiri puluhan kades atau lurah itu sendiri digelar di Rumah Joglo, Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (11/1).


"Bawaslu telah melakukan penelusuran kegiatan reses salah satu anggota Komisi V DPR RI. Informasi awal yang didapatkan menunjukkan di dalam reses itu ada kegiatan kampanye," kata Fitria, Senin (22/1).

Karena adanya informasi itu, maka Bawaslu kemudian memanggil tiga kades yang hadir dalam acara tersebut untuk dimintai keterangan.

Fitria menyebutkan, dari tiga kades yang dipanggil Bawaslu Grobogan, dua di antaranya telah datang.

"Kami telah memanggil tiga kades untuk dimintai keterangan. Satu kades dari kecamatan Wirosari, satu dari Tanggungharjo dan satu lagi dari Tegowanu," kata Fitria.

Lanjut Fitria, apabila seluruh kades telah memenuhi panggilan, maka Bawaslu akan melakukan kajian terkait ada atau tidaknya unsur pelanggaran dalam kegiatan reses anggota Komisi V DPR RI tersebut.

Menurutnya, apabila terdapat unsur pelanggaran, maka hal itu akan dijadikan sebagai temuan untuk kemudian dibahas di Sentra Gakkumdu.

"Kami masih akan melakukan penelusuran jika informasi yang diperoleh belum mencukupi. Kemudian akan kita kaji apakah ada unsur pelanggaran atau tidak," kata Fitria dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.


Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya