Berita

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Soal Kerusakan Iklim, Cak Imin: Kiamat Sudah Dekat, Ini Salah Visi atau Kepemimpinan?

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 03:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kondisi lingkungan yang mengkhawatirkan akibat ketidakpastian iklim, ditanyakan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar kepada Cawapres Nomor Urut 3, Mahfud MD.

Sosok cawapres yang kerap disapa Cak Imin itu menanyakan hal tersebut kepada Mahfud dalam segmen 5 acara debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (21/1).

Mulanya Cak Imin mengutarakan kondisi lingkungan hidup yang tidak menentu, dan berakibat pada munculnya bencana-bencana.


"Bahwa kita saksikan hari ini kerusakan iklim, lingkungan hidup yang mengkhawatirkan, kemudian bencana ekologis, banjir longsor dan berbagai keadaan sulit lainnya terjadi," ujar dia.

Pendamping Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan itu menjelaskan, masalah lingkungan hidup dan kondisi alam yang tidak menentu saat ini mesti disikapi serius oleh pemerintah.

"Ini bukan main-main, ini serius. Kalau mau jujur, kiamat makin dekat ini. Kok dianggap biasa-biasa saja, Pak Mahfud?" ungkapnya.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyebutkan, konflik agraria semakin banyak dan tidak diatasi.

"Petani kita semakin kurang memiliki akses lahan. Banyak yang masih, 17 juta di bawah setengah hektare. Ini bukan soal menakut-nakuti, ini fakta yang harus kita atasi," ucapnya.

"Bagaimana menurut Pak Mahfud? Apakah ini kesalahan visi atau kesalahan kepemimpinan?" demikian Cak Imin menanyakan ke Mahfud.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya