Berita

Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Cak Imin Tancap Gas, Singgung Pemilik Tanah Ratusan Hektare di Debat Cawapres

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 19:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tampil percaya diri dalam debat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center, Senayan, Minggu (21/1).

Debat keempat ini mengambil tema pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam dan energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.

Mengawali pidatonya, Cak Imin langsung menyinggung soal kesenjangan dan kesejahteraan yang dialami Petani. Padahal Hadratussyeikh Hasyim Asy’ari menyebut petani adalah penolong negeri.


"Akan tetapi hari ini kita menyaksikan negara dan pemerintah abai terhadap nasib petani dan nelayan kita," kata pendamping Anies Baswedan itu.


Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu melanjutkan, berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir nasib petani penuh dengan ketidakpastian.

"Rumah tangga petani gurem berjumlah hampir 3 juta. Ini artinya 16 juta rumah tangga petani hanya memiliki tanah setengah hektare. Sementara ada seseorang yang memiliki tanah 500 ribu hektare sebagai kekuasaan yang diberikan negara kepadanya," tegas Cak Imin.

Pernyataan Cak Imin ini seolah tengah menyindir Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto yang memiliki tanah ratusan hektare. Hal serupa juga disinggung capres Anies Baswedan dalam debat dua pekan lalu.

Dalam debat ini Cak Imin berhadapan dengan Cawapres Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka dan Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD.




Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya