Berita

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid/RMOL

Politik

Gus Ipul Imbau Tak Pilih Capres Didukung Baasyir, TKN: Urusan Beliau!

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 11:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pernyataan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul yang menyerukan agar rakyat tidak memilih pasangan capres-cawapres yang didukung Abu Bakar Baasyir dan Amien Rais, menyita perhatian.

Hanya saja, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran santai saja dalam menanggapi pernyataan itu.

Kata Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, pernyataan Gus Ipul adalah hak pribadi dalam menyampaikan pandangan politik.


"Itu urusannya Gus Ipul, kalau beliau menganjurkan supaya tidak milih pasangan itu ya alhamdulillah, itu haknya beliau," kata Nusron Wahid kepada wartawan, Jumat (19/1).

Sebaliknya, Nusron juga tidak bisa membendung pilihan masyarakat kepada paslon lain, terlebih paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kalau pada dukung pasangan kami ya alhamdulillah juga itu rezeki kami, karena kita ini orang baik-baik, kita ini anak saleh, Pak Prabowo itu anak orang baik, kemudian Mas Gibran itu anak saleh," kata Nusron.

Gus Ipul menyerukan kepada seluruh warga NU untuk tidak memilih paslon yang didukung Abu Bakar Baasyir dan Amien Rais.

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo sekaligus mantan narapidana terorisme, Ustaz Abu Bakar Baasyir menyampaikan dukungannya pada pada pasangan calon nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Hal ini disampaikan melalui rekaman suara yang diunggah akun TikTok @aniesvisioner.

Sementara Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais telah mendeklarasikan dukungannya pada pasangan ini sejak awal perhelatan Pilpres 2024.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya