Berita

Maruarar Sirait dan Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Maruarar Sirait Kecewa Berat Tak Direstui PDIP Masuk Kabinet Jokowi

RABU, 17 JANUARI 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kekecewaan tidak mendapatkan jatah menteri dari PDI Perjuangan diduga menjadi salah satu faktor penyebab hengkangnya Maruarar Sirait dari partai banteng moncong putih.

Pengamat politik dari Univesitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan, politikus yang akrab disapa Ara itu sebenarnya telah dipersiapkan menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo, namun tidak mendapatkan restu PDIP.

“Padahal Jokowi menginginkan Ara menjadi menteri,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/1).


“Sejak itu, Ara terlihat menjauh dari partainya. Hal itu terlihat dari jarangnya Ara terlihat dalam kegiatan kepartaian,” imbuhnya.

Selain itu, kedekatan Maruarar dengan Presiden Jokowi ini juga menjadi salah satu faktor keluar dari PDIP.

“Ara terlihat lebih dekat  dengan Jokowi. Dengan renggangnya hubungan Jokowi dengan partainya, tampaknya menjadi momentum bagi Ara untuk hengkang dari partainya,” kata Jamiluddin.

“Ara tampaknya akan mendukung pasangan capres yang didukung Jokowi,” demikian Jamiluddin.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya