Berita

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim dan Polda Jawa Timur berhasil menangkap AWK (23) pelaku yang mengancam menembak calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan/Ist

Hukum

Timnas Amin Maafkan Pelaku Pengancam Anies Baswedan

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim nasional pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin) mengapresiasi langkah Polri yang berhasil menangkap pengancam capres Anies Baswedan melalui media sosial.

"Jika kinerja aparat negara bagus, tentu kita apresiasi," kata Jurubicara Timnas Amin, Andi Sinulingga saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/1).

Menurut Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta itu, memang sudah seharusnya aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti intimidasi yang mengancam keselamatan.


"Aparat itu sudah diatur tugasnya dalam undang-undang. Yang pasti tugasnya bukan berpolitik, atau menjadi alat politik kelompok dan golongan," kata Andi.

Timnas Amin pun berharap kejadian seperti ini
tidak terulang kembali. Baik kepada calon presiden atau terhadap siapapun.

"Pendapat Timnas Amin, pengancam Anies di maafkan dan bisa bina saja," pungkas Andi.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim dan Polda Jawa Timur berhasil menangkap AWK (23) pelaku yang mengancam menembak calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho mengatakan, pihaknya menangkap AWK di Jember, Jawa Timur, sekitar pukul 09.30 WIB, pada Sabtu (13/1).



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya