Berita

Capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Main 2 Kaki, PDIP Tetap Pemenang Jika Prabowo-Gibran Juara Pilpres

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 10:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rakyat menganggap PDI Perjuangan sedang bermain dua kaki karena tidak segera memecat Presiden Joko Widodo yang secara nyata anaknya, Gibran Rakabuming Raka yang juga kader PDIP menjadi pasangan Prabowo Subianto yang juga rival Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Saya lihat bisa jadi PDIP sedang ingin bermain dua kaki. Jika Ganjar ternyata kalah, maka masih ada peluang Gibran untuk memenangkan Pilpres 2024 mendatang," kata Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/1).

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, rakyat akan berpikir PDIP sedang bermain dua kaki, bahkan sangat mungkin rakyat berpikir PDIP sengaja memasang Ganjar dan Gibran pada posisi berlawanan, agar siapapun yang menang maka PDIP tetap akan menjadi pemenang.


"Saya kira skenario tersebut bisa jadi memang sengaja dilakukan, sehingga tidak perlu memberikan sanksi kepada Jokowi, dan Jokowi akan tetap menjadi juru penyelamat PDIP karena mampu memainkan dengan apik," terang Saiful.

Melihat itu, Saiful menganggap bahwa PDIP seolah-olah diuntungkan dengan adanya posisi saat ini. Di mana, kadernya menyebar tidak hanya berada pada posisi memberikan dukungan kepada Ganjar, namun juga berada pada posisi memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.

"Jika dikalkulasi secara matang, maka siapapun yang akan menang baik Ganjar-Mahfud maupun Prabowo-Gibran, maka PDIP masih dapat dikatakan sebagai pemenang kontestasi, karena masih ada simpul PDIP di situ," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya