Berita

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Rany Mauliani/Ist

Politik

Gerindra Bela Pemasangan Spanduk Heru: Kepala Daerah Perlu Ajak Warga Sukseskan Pemilu

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 07:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seluruh kepala daerah perlu mengajak dan mengimbau warga untuk menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu). Termasuk, dalam Pemilihan Presiden-Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, dan DPRD tahun ini.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Rany Mauliani merespons maraknya pemasangan spanduk spanduk dan stiker ajakan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono soal Pemilu 2024 yang aman dan menyenangkan.

"Kepala daerah memang perlu mengajak warga untuk menyukseskan Pemilu. Tentunya agar pesan itu bisa efektif tersampaikan kepada warga dan tersebar secara masif diperlukan berbagai strategi. Ya salah satunya bisa melalui pemasangan spanduk-spanduk di tempat strategis agar mudah dilihat atau dibaca warga," kata Rany dalam keterangannya, Minggu (14/1).


Menurutnya, dengan narasi Pilihan Cerdas, Pemilihan Aman, Indonesia Kuat, sudah cukup mewakili keinginan kuat bersama agar Pemilu 2024 berjalan dengan sukses.

"Pilihan cerdas ini juga dapat kita maknai agar warga menggunakan hak pilihnya. Kemudian, Pemilu aman, ini tentu juga menjadi harapan kita bersama agar Pemilu berjalan dalam suasana damai dan kondusif meskipun ada perbedaan pilihan," kata politikus Partai Gerindra ini.

Ia menambahkan, narasi Indonesia Kuat juga dapat bermakna bahwa persatuan dan kesatuan harus tetap terjaga, keutuhan bangsa yang utama.

"Dalam kompetisi tentu harus siap kalah dan menang. Tapi, bagaimana kemudian baik yang menang dan kalah bisa kemudian bersatu dan bahu-membahu membangun Indonesia. Tidak ada perseteruan yang memuat Indonesia terpecah belah dan menjadi lemah," ungkapnya.

Rany menilai, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono juga sudah sangat baik dalam mengingatkan pentingnya netralitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta maupun karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Dalam banyak kesempatan, termasuk saat pelantikan pejabat Eselon, Pak Heru selalu mengingatkan untuk menjaga netralitas. Saya kira ini cukup baik, mengingat Pak Heru juga masih merupakan ASN," demikian Rany.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya