Berita

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas), Brigjen Trunoyudo/Rep

Presisi

Mabes Polri Klarifikasi Pernyataan Kapolri soal Estafet Kepemimpinan

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 22:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Markas Besar (Mabes) Polri angkat suara terkait pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada acara Natal Mabes Polri, di Jakarta, Kamis (11/1).

Saat itu Kapolri mengatakan, pemimpin Indonesia ke depan harus bisa melanjutkan estafet kepemimpinan.

"Yang kita cari adalah pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan, bukan karena (ada) perbedaan, akhirnya bukan pemimpin yang kita cari," kata Kapolri waktu itu.


Pernyataan itu ternyata menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, dan banyak yang menduga Kapolri mendukung salah satu Paslon di Pemilu 2024.

"Yang dimaksudkan adalah keberlanjutan dari sejak Presiden Pertama Ir Soekarno sampai Presiden ke-7 Ir Joko Widodo, untuk mewujudkan pembangunan yang selalu berkelanjutan dari satu pemimpin ke pemimpin lain. Estafet kepemimpinan tentu harus dilanjutkan, siapapun calon pemimpin baru dan apapun program yang dibawanya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas), Brigjen Trunoyudo, dalam keterangan tertulis, Jumat (12/1).

Dia juga memastikan, seluruh anggota Polri netral dalam Pemilu, sesuai UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia pada pasal 28 ayat 1 dan ayat 2.

"Tentunya Polri komitmen dalam keamanan penyelenggaraan Pemilu 2024 ini, mewujudkan Pemilu yang aman dan damai dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa," kata Trunoyudo.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya