Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOL

Politik

Jokowi Anggap Demokrat Bukan Partai Pengusung Utama?

RABU, 10 JANUARI 2024 | 13:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tak adanya jamuan makan antara Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dengan Presiden Joko Widodo memicu spekulasi publik bahwa partai berlambang bintang mercy itu dianggap setengah hati mendukung Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, Demokrat tidak diajak makan oleh Jokowi karena bukan partai koalisi utama.

Selain itu, Pangi memandang kesibukan Jokowi sebagai Kepala Negara yang membuatnya urung mengagendakan makan bersama Demokrat.


"Saya pikir mungkin bisa saja karena belum ada waktu yang tepat, atau memang sengaja Pak Jokowi belum mau mengundang AHY. Karena dianggap bukan partai pengusung utama, bisa saja," ujar Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/1).

Terlepas dari itu, lanjut Pangi, bisa jadi Jokowi menganggap caleg-caleg dari Demokrat tidak all out dalam mendukung Prabowo-Gibran.

"Banyak banget spanduk caleg Demokrat sepi dari foto Gibran. Bagi Demokrat, itu Prabowo effectnya lebih signifikan dirasakan dan efek ekor jasnya kepada Gerindra. Bukan ke PAN, bukan ke Golkar, apalagi ke Demokrat," katanya.

"Jadi persamaan kepentingannya enggak ada," demikian Pangi Syarwi Chaniago.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya