Berita

Prabowo Subianto-Anies Baswedan/Net

Politik

DEBAT CAPRES 2024

Prabowo Soal Alutsista Bekas: Pak Anies Tak Paham Pertahanan, Tak Pantas Profesor Ngomong Begitu

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 21:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto menyebut Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan tidak mengerti pertahanan.

Hal itu disampaikan Prabowo usai Anies menyinggung soal pembelian alutsista bekas saat debat ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1).

Awalnya Anies bicara soal utang luar negeri yang memerlukan skema kreatif. Menurutnya, utang negara harus digunakan untuk aktivitas produktif.


Anies lantas menyinggung ada utang negara yang tidak produktif salah satunya digunakan untuk membeli alutsista bekas.

"Jangan utang itu digunakan untuk kegiatan non produktif, misalnya utang dipakai membeli alutsista bekas oleh Kementerian Pertahanan, itu bukan sesuatu yang tepat," kata Anies.

Prabowo lantas menjawab tudingan Anies. Prabowo menyebut Anies tidak mengerti pertahanan.

"Tadi ya sekali lagi Pak Anies ngomong-ngomong barang bekas, Pak Anies ternyata tidak mengerti pertahanan. Saya bersedia Pak Anies, mengundang Pak Anies di tempat yang Pak Anies suka, saya akan bawa data, saya akan bawa data yang sebenar-benarnya," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan paparan Anies soal alutsista bekas menyesatkan. Kata Prabowo, Anies tidak pantas bicara demikian karena bergelar profesor.

Prabowo menyampaikan alutsista bekas yang ada di Indonesia masih berusia muda.

"Jadi barang-barang bekas itu menurut saya menyesatkan rakyat, itu tidak pantas seorang profesor ngomong begitu. Karena dalam pertahanan hampir 50% alat-alat di manapun adalah bekas, tapi usianya masih muda," ucap Prabowo.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya