Berita

Momen makan malam antara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Ist

Politik

Makan Malam Jokowi-Prabowo Merusak Psikologis Pendukung Anies dan Ganjar

SABTU, 06 JANUARI 2024 | 13:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Makan malam empat mata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto diyakini akan memengaruhi psikologis pendukung lawan, baik dari kubu Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.

Bagaimana tidak, selain menjadi Menteri Pertahanan dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo kerap bertemu dengan Jokowi dalam posisinya sebagai Calon Presiden 2024.

Apalagi, intensitas pertemuan Jokowi dan Prabowo lebih banyak dibandingkan dengan Anies dan Ganjar.


"Secara politik ini jadi psikologis yang menakutkan bagi pendukung Ganjar dan Anies. Mereka akan beranggapan Pak Jokowi berpihak pada Prabowo. Asumsi itu yang akan muncul di kalangan Anies dan Ganjar," kata pengamat komunikasi politik, Arifki Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/1).

Pandangan Arifki, sah-sah saja bila pendukung paslon lain menarasikan makan malam pada Jumat (5/1) itu sebagai bentuk penguatan dukungan Jokowi ke Prabowo.

"Mereka anggap dukungan Jokowi makin kuat ke Prabowo karena sering ketemuan. Narasi itu yang berkembang di kalangan Anies dan Ganjar," tutup Arifki.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya