Berita

Personel Polsek Juntinyuat gerak cepat membantu warga yang terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat/Ist

Presisi

Polsek Juntinyuat Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Puting Beliung

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 20:42 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Polres Indramayu melalui Polsek Juntinyuat gerak cepat membantu warga yang terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras terjadi pada Kamis (4/1), menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar melalui Kapolsek Juntinyuat, Iptu Trio Tirtana, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.


"Kami melakukan evakuasi kepada warga ke tempat yang lebih aman, sampai saat ini kami masih melakukan pendataan kerusakan rumah warga," kata Iptu Trio Tirtana.

Dia menyampaikan, saat ini proses pendataan masih berlangsung, dan informasi lebih lanjut mengenai kerugian materi akibat bencana ini belum dapat diinformasikan secara detail.

Iptu Trio menyatakan bahwa pihak kepolisian bersama dengan tim penanggulangan bencana terus berkoordinasi untuk mendukung pemulihan situasi.

Dua desa yang terdampak bencana angin puting beliung, yakni Desa Juntinyuat dan Dadap.

Di Desa Juntinyuat rumah yang mengalami kerusakan mencapai 63 buah. Sedangkan di Desa Dadap terdapat 61 rumah rusak.

Sejauh ini Pemkab Indramayu, dipimpin langsung Bupati Indramayu Nina Agustina, sedang melakukan penanganan bencana. Nina Agustina bahkan berkantor di balai desa untuk melakukan rapat koordinasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya