Berita

Ladang ganja yang ditemukan Tim BNN di perbukitan Empat Lawang, Sumatera Selatan/Istimewa

Presisi

Temukan 1 Hektare Ladang Ganja, Tim Gabungan BNN Empat Lawang Amankan Pemilik Lahan

RABU, 03 JANUARI 2024 | 18:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Empat Lawang berhasil menemukan ladang ganja seluas 1 hektare di wilayah perbukitan Tematang Ubal, Desa Terusan Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Pengungkapan ini dilakukan petugas gabungan dari BNN dan TNI dari Koramil Tebing Tinggi sebanyak 13 orang. Petugas bergerak dari Kantor BNN menuju TKP pada Senin dinihari (1/1) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, AKBP Erlangga menuturkan, perjalanan ke TKP cukup lama, sekitar 6 jam. Sebab mereka harus berjalan kaki menaiki sejumlah bukit.


Petugas tiba di TKP sekitar pukul 07.00 WIB dan berhasil meringkus pemilik ladang, berinisial Js (28), warga Kecamatan Lintang Kanan.

“Selanjutnya petugas menyisir sekitar kebun kopi, karena tanaman ganja ditanam di sela-sela batang kopi. Ternyata sebanyak 27 batang ganja sudah besar, tinggi bervariasi dua meter lebih,” kata Erlangga, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Rabu (3/1).

Erlangga menjelaskan, dari pengakuan tersangka, ladang ganja tersebut sudah berumur 2 tahun lebih. Ada pohon yang sudah besar hingga 2 meter lebih, tapi ada juga yang baru ditanam sekitar 2 bulan.

"Ganja paling kecil 5 cm, ada sekitar 30 batang. Baru ditanam dua bulan yang lalu," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya