Berita

Peluncuran roket yang membawa XPoSat dari pelabuhan antariksa Sriharikot pada Senin, 1 Januari 2024/Net

Dunia

India Luncurkan Satelit XPoSat yang Bisa Bertahan 5 Tahun di Ruang Angkasa

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 16:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Roket pembawa satelit India berhasil diluncurkan ke ruang angkasa dari pelabuhan antariksa Sriharikot pada Senin (1/1), pukul 09.10 waktu setempat.

Ketua Organisasi Penelitian Ruang Angkasa India (ISRO), S Somanath mengatakan bahwa satelit bernama X-ray Polarimeter Satellite (XPoSat) diluncurkan guna mempelajari objek astronomi seperti lubang hitam.

"Misi tersebut dimaksudkan untuk membatu para ilmuan untuk meneliti lebih lanjut tentang lubang hitam,” ungkapnya, seperti dimuat BBC.


XPoSat dibangun dengan biaya sekitar 25 juta rupee dan diperkirakan dapat bertahan di ruang angkasa selama lima tahun.

Peluncuran misi lubang hitam yang dilakukan India merupakan yang kedua di dunia setelah NASA meluncurkan misi serupa tahun 2021 lalu.

Keberhasilan peluncuran XPoSat menyusul kesuksesan India yang mendaratkan misi Bulan Chandrayaan-3  di dekat wilayah Kutub Selatan, sebuah wilayah yang belum pernah dicapai oleh siapa pun sebelumnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya