Berita

Penjabat Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad/Net

Nusantara

Krisis Air Baku, Proyek SPAM Teluk Buyung Mendesak Dituntaskan

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kepemimpinan Penjabat Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad dipertanyakan menyusul banyaknya Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kota Patriot Bekasi yang terbengkalai.

Salah satunya pembangunan relokasi intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Teluk Buyung PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi, di Saluran Air Baku Palanta yang diresmikan oleh Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto pada  Senin lalu (18/9).

Jurubicara Pusat Kajian Kebijakan Publik Pemerintah Indonesia (Puskappi) Afwan Setiawan mengatakan, pembangunan intake SPAM Teluk Buyung PDAM Tirta Patriot sangat berguna menyelesaikan persoalan air baku pengelolaan air bersih Kota Bekasi yang direncanakan menggunakan APBD Perubahan 2023 senilai Rp35 miliar.


Di sisi lain, Afwan turut menyoroti temuan PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi terkait pencemaran Kali Bekasi yang menjadi air baku.

Informasi pencemaran yang diunggah pada akun media sosial Instagram @tirtapatriot itu menyebutkan bahwa Kali Bekasi kembali tercemar sementara rencana pemindahan intake masih berproses, sedangan PDAM Tirta Patriot masih menggunakan air Kali Bekasi sebagai air baku.

"Di sini kami melihat kinerja Pj Walikota Bekasi dalam menganalisa dan melakukan hal-hal strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan masyarakat Kota Bekasi sangat tidak layak," ujar Afwan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/12).

Puskappi menilai kinerja Pj Walikota Bekasi selama 3 bulan ini terbilang jeblok. Padahal Tri Adhianto sudah merencanakan anggaran Pembangunan Intake SPAM Teluk Buyung pada APBD Perubahan 2023.

"Tapi sampai Desember 2023 belum ada hal yang dikerjakan Pj Walikota Bekasi," kata Afwan.

Puskappi pun meminta Mendagri mengevaluasi kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad  yang tidak bisa berpikir hal-hal strategis dalam aspek dasar kehidupan manusia.

"Padahal air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup di muka bumi," demikian Afwan.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya