Berita

Momen Gibran Rakabuming Raka terlihat memprovokasi pendukung di debat Cawapres 2024 di JCC Senayan, Jakarta /MOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Gibran "Provokasi" Pendukung

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 22:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Adu argumen terjadi antara 3 calon wakil presiden (cawapres) saat membahas soal Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam debat malam ini.

Menariknya, cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mempertahankan argumennya mendukung pembangunan IKN di Kalimantan Timur yang digagas ayahnya, Presiden Joko Widodo.

Mulanya, Gibran ditanya oleh moderator debat terkait tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), apakah akan maksimal digunakan untuk pembangunan infrastruktur atau sumber daya manusia (SDM).


Dia pun memastikan, uang negara dikelola untuk membangun secara beriringan, yaitu untuk pembangunan infrastruktur dan juga SDM.

Sebagai contoh, dia menyebutkan sumber anggaran pembangunan IKN tidak 100 persen menggunakan APBN, melainkan 80 persen dibiayai investor dari dalam negeri dan luar negeri.

Setelah itu, penjelasan Gibran ditanggapi oleh cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD.

Mahfud mempertanyakan pernyataan Gibran yang menyebut pembiayaan pembangunan IKN 80 persen dari investor, apakah sudah benar-benar terjadi.

Sementara, Cak Imin menanggapi Gibran dengan menjelaskan soal skala prioritas, yang menurutnya bisa digunakan sebagai strategi tata kelola anggaran negara.

Setelah dua cawapres itu menyampaikan pandangannya, Gibran mempertahankan argumentasinya terkait pembangunan IKN.

Kepada Cak Imin, dia menyinggung perubahan sikap politik cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama itu, di mana saat sebelum menjadi cawapres Anies Baswedan masih mendukung pembangunan IKN.

"Gus Muhaimin, dulu sempat ikut meresmikan dan potong tumpeng di IKN. Ini gimana ini, enggak konsisten. Dulu dukung sekarang enggak dukung, karena jadi wakilnya Pak Anies," singgung Gibran.

Sementara, putra sulung Presiden Joko Widodo itu menanggapi pernyataan Mahfud dengan menyuruh mencari tahu fakta investasi di IKN yang dia klaim sudah masuk.

"Untuk Pak Mahfud, pulang debat bisa di-Google, sudah banyak yang masuk," ucapnya.

Setelah itu, Gibran melakukan aksi serupa yang terjadi di saat debat capres pada 12 Desember 2023. Di mana, dia mengangkat-angkat tangan ke arah pendukungnya seperti memprovokasi usai membantah pernyataan Cak Imin dan Mahfud.

Sorak-sorai dari pendukung Gibran dan juga Prabowo tidak terbendung. Mereka ikut berdiri dan langsung bertepuk tangan sembari meneriaki nama Gibran berkali-kali.

Kejadian itu berlangsung sekitar setengah menit, dan langsung diredakan oleh dua moderator debat, yaitu Alfito Deanova Ginting dan Liviana Cherlisa.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya