Berita

Hasil survei LSI Denny JA terkait elektabilitas partai politik jelang Pemilu 2024/Repro

Politik

Pertama Sejak 2014, Elektabilitas Gerindra Lampaui PDIP

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 20:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dominasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai politik dengan elektabilitas tertinggi mulai tergeser oleh Gerindra.

Hal tersebut sebagaimana tergambar dalam survei terbaru LSI Denny JA bertema "Akhir Dominasi PDIP di 2024?" yang dilakukan pada 20 November sampai 3 Desember 2023.

Dalam survei yang dirilis Selasa (19/12), Gerindra menjadi partai politik dengan tingkat keterpilihan tertinggi mencapai 19,5 persen. Partai pimpinan Prabowo Subianto ini menggeser dominasi PDIP yang kini menempati posisi kedua dengan 19,3 persen.


"Ini pertama kali sejak Pileg 2014, PDIP dilampaui Gerindra," kata Direktur LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dalam rilis surveinya, Selasa (19/12).

Di posisi ketiga, ada Golkar dengan tingkat keterpilihan sebesar 11,6 persen. Posisi keempat ada PKB dengan 7,7 persen, dan posisi kelima ada PKS dengan 7,3 persen.

Posisi enam ada Nasdem dengan elektabilitas 5,8 persen, lalu menyusul posisi berikutnya ada Demokrat dengan 3,6 persen, PAN 3,3 persen, PPP 2,9 persen, PSI 1,5 persen, Hanura dan Perindo sama-sama 1 persen.

Sementara partai lain yang menjadi peserta Pemilu 2024 memperoleh elektabilitas di bawah 1 persen. Pada survei ini, yang memilih tidak menjawab, rahasia, dan tidak tahu ada 14,7 persen.

Survei ini dilakukan pada 20 November sampai 3 Desember 2023 dengan melibatkan 1.200 responden menggunakan metodologi sampel multistage random sampling.

Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka melalui kuesioner. Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya